[Review] Cinta Tak Pernah Tepat Waktu – Puthut EA

Yeah, akhirnya saya bisa menulis review buku ini. Tapi sebelumnya maaf, karena ini pertama kali saya menulis review jadi harap maklum ya.

Baiklah kita bahas mengenai buku yang sejak lama membuat saya penasaran ini. Dulu saya membeli buku ini di toko buku karena tertarik dengan judulnya, “Cinta Tak Pernah Tepat Waktu.” Apa maksudnya?

Namun, buku itu baru bisa saya sepertiganya saja. Kemudian dipinjam seorang teman dan saya tidak ingat sama sekali teman yang mana yang meminjam.

Dan kemarin ini saya beli lagi via online dibantu mas Puthut EA dan Tri Em. Dan rasa penasaran selama ini pun akhirnya terjawab sudah.

‘Cinta Tak Pernah Tepat Waktu’ menceritakan seorang tokoh utama yaitu ‘Aku’, yang berusaha mengobati luka hatinya karena ditinggal sang kekasih. Dan sialnya, meski ditinggalkan ia sangat dan masih terus mencintai kekasihnya.  Ini kemudian membuat si ‘Aku’ kesulitan untuk membangun hubungan yang baru.

Yang istimewa dari buku ini menurut saya adalah sudut pandang orang pertama yang digunakan mas Puthut EA untuk tokoh utamanya. Bahkan hingga akhirnya cerita si ‘Aku’ tetaplah ‘Aku’ karena memang tidak disebutkan namanya. Dan kenapa istimewa? Karena dengan sudut pandang seperti itu, kita sebagai pembaca akan merasakan bagaimana menjadi si tokoh utama ‘Aku’ tersebut. Merasakan gejolak emosi yang dia rasakan. Merasakan kesepian dan kesialannya.

Dan bagian terbaik pada buku ini adalah bagian akhirnya. Disana benar-benar terlihat sebuah kesialan yang benar-benar menggambarkan ‘Cinta Tak Pernah Tepat Waktu’. Dan pada bagian akhir tersebut saya terpaksa teriak, “Syit!”

Kalimat yang digunakan dalam novel ini menurut saya, tidak terlalu istimewa. Sederhana. Tapi kesederhanaan itulah yang membuat novel ini menarik bagi saya, sangat sedikit kalimat-kalimat hiperbola, perumpamaan atau sesuatu yang dilebih-lebihkan.

Sesungguhnya, aku hanya ingin kebahagiaan yang sederhana. Sesederhana membangunkan seseorang dari tidurnya di pagi hari, dan kemudian bercinta

Nah, segitu aja sih. Saya tidak bisa banyak menilai. Ilmu masih kalah, bacaan belum seberapa :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s